BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Smart Training Center - ECPv6.16.5.1//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-ORIGINAL-URL:https://smart-training-center.com
X-WR-CALDESC:Events for Smart Training Center
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Krasnoyarsk
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:+07
DTSTART:20250101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260708T080000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260708T170000
DTSTAMP:20260412T215838Z
CREATED:20260412T215838Z
LAST-MODIFIED:20260412T215838Z
UID:2715-1783497600-1783530000@smart-training-center.com
SUMMARY:Project Construction Management
DESCRIPTION:Project Construction Management atau Manajemen Konstruksi Proyek\, merujuk pada proses perencanaan\, pengorganisasian\, pengelolaan\, dan pengawasan semua aspek dari suatu proyek konstruksi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proyek konstruksi berjalan dengan efisien\, tepat waktu\, sesuai dengan anggaran\, dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. \nProject Construction Management adalah training yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berhasil mengelola proyek konstruksi. Program ini mencakup berbagai aspek\, mulai dari perencanaan awal hingga pengawasan pelaksanaan proyek\, dengan fokus pada manajemen sumber daya\, kontrol kualitas\, manajemen risiko\, dan aspek-aspek kunci lainnya. Peserta akan terlibat dalam studi kasus\, simulasi\, dan diskusi untuk mengembangkan pemahaman praktis tentang manajemen proyek konstruks \nObjectives:\n– Memahami konsep dasar manajemen konstruksi dan siklus hidup proyek.\n– Mampu menyusun rencana proyek yang komprehensif\, termasuk jadwal waktu dan anggaran.\n– Mengelola tim proyek dengan efektif\, termasuk komunikasi yang baik dan penanganan konflik.\n– Memahami dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen sumber daya\, termasuk tenaga kerja\, peralatan\, dan material.\n– Memahami aspek-aspek hukum dan kontrak yang terkait dengan proyek konstruksi.\n– Menerapkan program kontrol kualitas dan menjaga standar keselamatan yang tinggi.\n– Mengelola risiko proyek\, internal & external stake-holders dan mampu merespon perubahan dan tantangan yang muncul\n– Menyusun laporan kemajuan proyek dan berkomunikasi dengan pemangku kepentingan secara efektif. \nRecommended Participants: \n\n\n– Project Manager dan Project Officer\n– Supervisor\, Koordinator Tim Proyek\n– Staf Perencanaan dan Pengendalian Proyek\n– Siapa saja yang terlibat dalam pengelolaan proyek yang ingin mendalami bidang Project Construction Management. \n\n\nCourse Outline:\n1.Prinsip Dasar Manajemen Konstruksi: \n\nDefinisi dan konsep dasar manajemen konstruksi.\nTahapan dan siklus hidup proyek konstruksi.\nPeran dan tanggung jawab manajer konstruksi.\n\n2. Perencanaan Proyek Konstruksi: \n\nPenyusunan rencana proyek\, termasuk jadwal waktu dan anggaran.\nIdentifikasi risiko dan strategi mitigasi.\nPemilihan metode konstruksi dan teknologi yang sesuai.\n\n3. Manajemen Tim dan Komunikasi: \n\nPembentukan tim proyek dan penempatan peran.\nKomunikasi efektif di antara anggota tim dan pemangku kepentingan.\nManajemen konflik dan pemecahan masalah.\n\n4. Manajemen Sumber Daya: \n\nPengelolaan tenaga kerja\, peralatan\, dan material.\nPengelolaan logistik dan rantai pasok konstruksi.\nOptimalisasi penggunaan sumber daya untuk efisiensi biaya.\n\n5. Manajemen Kontrak dan Hukum Konstruksi: \n\nProses penawaran\, negosiasi\, dan penandatanganan kontrak.\nHak dan kewajiban kontraktor\, pemilik proyek\, dan pihak terkait.\nPenanganan perubahan dan perselisihan kontrak.\n\n6. Pengendalian Kualitas dan Keselamatan: \n\nProgram kontrol kualitas dalam konstruksi.\nKeselamatan kerja dan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan.\nInspeksi dan audit kualitas.\n\n7. Manajemen Risiko: \n\nIdentifikasi\, evaluasi\, & mitigasi risiko proyek konstruksi.\nPengelolaan risiko selama pelaksanaan proyek.\nMengelola internal & eksternal stakeholders\n\n8. Evaluasi dan Pelaporan Proyek: \n\nPembuatan laporan kemajuan proyek.\nEvaluasi kinerja proyek dan identifikasi pembelajaran untuk proyek selanjutnya.\nPenyampaian laporan kepada pemangku kepentingan.\n\n\n\nAbout The Course Leader:\n\nDr. Ir. Syahril\, BSCE.\, M.T.\, IPU.\, ASEAN Eng.\, APEC Eng \n| Training Berikutnya: 16 – 18 November 2026\, Bandung
URL:https://smart-training-center.com/event/project-construction-management/
LOCATION:Jawa Barat
CATEGORIES:Manajemen,Project
ATTACH;FMTTYPE=image/webp:https://smart-training-center.com/wp-content/uploads/2026/04/Project-Construction-Management.webp
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260722T080000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260724T040000
DTSTAMP:20260413T084816Z
CREATED:20240917T144455Z
LAST-MODIFIED:20260413T084816Z
UID:132-1784707200-1784865600@smart-training-center.com
SUMMARY:Operation Readiness\, Hand Over & Assurance
DESCRIPTION:Background & About the Course\nThe successful execution of complex projects\, particularly in the industrial and infrastructure sectors\, requires meticulous preparation and flawless transitions between different phases. Operational readiness\, handover\, and assurance processes are critical to ensuring that projects meet performance standards\, operational objectives\, and stakeholder expectations. These activities not only bridge the gap between project completion and operational functionality but also mitigate risks\, optimize resources\, and drive long-term success. \nIn many instances\, challenges such as misaligned priorities\, insufficient knowledge transfer\, and unclear accountability frameworks during handover stages can lead to delays\, inefficiencies\, or failures in operations. This underscores the importance of a structured approach to operational readiness and assurance\, which fosters collaboration between project teams and operational units while maintaining quality and safety standards. \nThis training program equips participants with essential tools and techniques to effectively manage operational readiness\, handover\, and assurance processes. It combines principles\, methodologies\, and practical exercises to ensure smooth transitions from project delivery to operations. Participants will develop skills in risk management\, stakeholder engagement\, and performance validation\, enabling them to enhance organizational readiness and achieve sustainable outcomes. \nCourse Objectives\n\nUnderstand and practice Operational Readiness\, Handover\, and Assurance.\nEnhance knowledge of Mechanical Completion\, Pre-Commissioning\, and Commissioning techniques.\nGain insights into acceptance criteria and the creation of acceptance certificates.\nExplore HSE aspects and process safety in relation to Operational Readiness.\n\nWho Should Attend\nThis training is designed for professionals engaged in the project phase\, commissioning\, and handover of facilities. Ideal participants include: \n\nProject Team Members\nEPC Team Representatives\nProcurement Specialists\nOperation and Maintenance Team Members\n\nThese groups are directly involved in ensuring a seamless handover process. \nCourse Content\n\nLifecycle Involvement: Understand the company’s role across the full asset lifecycle\, from the project phase to operational readiness.\nTeam Collaboration: Learn effective collaboration strategies among key teams\, including Project\, Operational Excellence (OE)\, and Operability Assurance personnel.\nRoles and Responsibilities: Define the roles and responsibilities of Operability Assurance personnel to ensure project success.\nTools and Best Practices: Explore essential Operability Assurance tools and best practices to achieve smooth transitions from the project phase to operational mode.\nHSE and Process Safety: Gain insights into critical HSE aspects and process safety requirements tied to operational readiness.\n\nAbout the Course Leader\nIr. Doddy Lesmana graduated from the Petroleum Engineering Department of Bandung Institute of Technology and has extensive hands-on experience in multinational oil and gas companies in Indonesia. He began his career as a Reservoir Engineer in 1997 and has held various positions\, including Production Engineer\, Supervisor\, and Superintendent in both offshore and onshore production operations\, advancing to managerial roles. Since 2016\, he has focused on Project Handover and Operability Assurance. His career also includes roles in sales for Pipeline & Tubular and as a Senior Contract Analyst. \nPublic Training berikutnya : 27 – 29 Oktober\, 2026
URL:https://smart-training-center.com/event/operation-readiness-hand-over-and-assurance-mechanical-completion/
LOCATION:Tebu Hotel\, Jl. Braga\, Bandung\, Indonesia
CATEGORIES:Maintenance,Production Operation,Project
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://smart-training-center.com/wp-content/uploads/2024/09/Operation-Readiness-STC.jpg
ORGANIZER;CN="PT Fiqry Jaya Manunggal":MAILTO:info@fiqry.com
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260729T083000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260731T160000
DTSTAMP:20260414T011856Z
CREATED:20241001T044350Z
LAST-MODIFIED:20260414T011856Z
UID:440-1785313800-1785513600@smart-training-center.com
SUMMARY:Hazardous Area Classification and Installation
DESCRIPTION:KLASIFIKASI AREA BERBAHAYA:\nKawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap lokasi di mana atmosfer yang mudah meledak dapat muncul\, sehingga memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja.” Dalam konteks ini\, tindakan pencegahan khusus harus diterapkan terkait dengan konstruksi\, instalasi\, dan penggunaan peralatan yang sesuai. \nOleh karena itu\, Klasifikasi dan Instalasi Area Berbahaya memerlukan penanganan yang serius dari tim yang kompeten. Pemahaman yang mendalam mengenai risiko dan karakteristik area berbahaya sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan yang diperlukan untuk mengenali dan mengelola potensi bahaya\, serta memahami regulasi yang berlaku. \nISI KURSUS:\nPengenalan Klasifikasi Area Berbahaya (HAC): \n\nDefinisi dan konsep area berbahaya\nPeraturan dan standar yang terkait dengan HAC\nJenis bahaya yang dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan\n\nIdentifikasi Bahaya: \n\nJenis bahaya yang mungkin ada di area kerja\, seperti kebakaran\, ledakan\, dan pelepasan bahan kimia berbahaya\nFaktor yang mempengaruhi karakteristik bahaya\, termasuk jenis bahan\, jumlah\, dan kondisi operasional\n\nSistem Klasifikasi Area Berbahaya: \n\nPenggunaan standar IEC 60079 dan NEC 500\nZona berbahaya dan sistem penomoran yang digunakan\n\nMetode Penggolongan Area Berbahaya: \n\nKriteria klasifikasi zona berbahaya\nAnalisis bahaya dan risiko untuk mengidentifikasi potensi masalah\n\nPerlengkapan dan Perlindungan di Area Berbahaya: \n\nPeralatan anti-ledakan dan sertifikasi yang diperlukan\nPerlengkapan pelindung dan keselamatan untuk pekerja\n\nTanda dan Identifikasi Area Berbahaya: \n\nPenggunaan tanda peringatan dan label yang sesuai untuk menandai area berbahaya\nPenempatan dan pemeliharaan tanda peringatan yang tepat untuk meningkatkan kesadaran\n\nTindakan Pengendalian Risiko: \n\nPencegahan dan mitigasi bahaya yang dapat terjadi\nPraktik keselamatan yang harus diterapkan di area berbahaya\n\nTanggung Jawab dan Kepatuhan Regulasi: \n\nPeran dan tanggung jawab yang harus diemban oleh pekerja dalam area berbahaya\nKepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan yang berlaku di industri\n\nProses Review dan Pembaruan: \n\nPentingnya melakukan review dan pembaruan HAC secara berkala untuk menjaga keamanan lingkungan kerja\nInspeksi dan pemeliharaan yang harus dilakukan secara rutin untuk mengidentifikasi potensi bahaya\n\nTRAINER:\nIr. H. Irawadi Prihaswan\, MK3\, Dipl. Geoth \nMr. Irawadi is professional practitioner with more than 30 years of experience in wide range of working environments; oil & gas\, geothermal & mining. His career dedication in Health & Safety Management started in 1999 which is 20 years ago. He accountable for the position of Manager of Emergency Response in Chevron stationed in Balikpapan and then Pekanbaru since 2009. Due to his qualifications and capabilities\, he is still now handling advisory position in HSE in one of well-known geothermal company reporting the VP Operation & Maintenance. \nHe is the manager fully in charge for development & roll-out of ERP/ECS in the company he worked for. \nIn 1986 he was graduated from Gajah Mada University\, received his diploma degree from Auckland\, New Zealand. His Master Degree (S2) is in Occupational Health & Safety from University of Indonesia in 2007. \nDuring his careers\, he is also internal trainer for the health & safety related matters & shared his knowledge & skills to his community. \nPublic Training berikutnya : 26 – 28 Oktober\, 2026
URL:https://smart-training-center.com/event/klasifikasi-area-berbahaya/
LOCATION:Bandung\, Jawa Barat\, Indonesia
CATEGORIES:Engineering,Project,Q-HSE
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://smart-training-center.com/wp-content/uploads/2024/10/download-5.jpeg
ORGANIZER;CN="PT Fiqry Jaya Manunggal":MAILTO:info@fiqry.com
END:VEVENT
END:VCALENDAR