- This event has passed.
Reliability Based Maintenance
BACKGROUND:
Di dunia industri yang semakin kompetitif, downtime bukan hanya berarti kehilangan waktu — tapi juga kehilangan peluang, produktivitas, dan profit. Banyak perusahaan masih terjebak dalam pola pikir reactive maintenance—memperbaiki ketika rusak. Padahal, dengan pendekatan Reliability Based Maintenance (RBM), perusahaan dapat mengubah paradigma tersebut menjadi sistem yang proaktif, terukur, dan berbasis risiko. RBM bukan sekadar strategi pemeliharaan; ini adalah filosofi yang menghubungkan keandalan, keselamatan, dan efisiensi biaya dalam satu kerangka yang terintegrasi.
Melalui pelatihan Reliability Based Maintenance (RBM) ini, peserta akan diajak memahami bagaimana data keandalan, analisis risiko, dan teknik evaluasi kegagalan dapat digunakan untuk membangun strategi pemeliharaan yang efektif dan berkelanjutan. Tidak hanya teori, pelatihan ini juga menghadirkan studi kasus nyata dan simulasi perancangan program RBM agar peserta mampu langsung mengaplikasikannya di lingkungan kerja. Inilah saatnya beralih dari firefighting mode menuju strategic reliability culture—di mana setiap keputusan pemeliharaan didukung oleh data dan analisis yang solid.
OBJECTIVES:
Setelah mengikuti training ini peserta diharapkan:
– Memahami prinsip dasar RBM dan bagaimana RBM menjadi pendekatan strategis dalam manajemen pemeliharaan (maintenance management).
– Mampu melakukan penilaian risiko dan mengaplikasikan alat analisis keandalan untuk menentukan strategi perawatan yang efektif.
– Mampu merancang program RBM dan mengelola implementasi, evaluasi, dan peningkatannya secara berkelanjutan.
Recommended Participants
Maintenance Managers, Reliability Engineers, Planners, CMMS Analysts, Maintenance Supervisors, Asset Managers
Course Outline
Konsep Dasar dan Strategi RBM:
1. Pengantar dan Filosofi RBM:
– Definisi dan tujuan RBM
– Evolusi dari Preventive → Predictive → RBM
– Perbandingan dengan RCM, TPM, CBM
– Kriteria keberhasilan RBM
2. Strategi Pemeliharaan Berbasis Keandalan:
– Maintenance strategy pyramid
– Menentukan strategi berdasarkan criticality dan failure data
– Kaitan RBM dengan ISO 55001 dan SMRP Body of Knowledge
3. Identifikasi dan Klasifikasi Aset:
– Asset hierarchy dan FLOC
– Penentuan critical asset
– Tools: Risk Matrix, Criticality Ranking
4. Diskusi & Latihan: Identifikasi critical asset dari data nyata (Excel/Case Study)
Analisis Risiko dan Teknik Keandalan:
1. Analisis Kegagalan:
– Failure mode, effect, and consequence
– FMEA dan FMECA (teori dan contoh)
– Failure data collection: MTBF, MTTR, OEE
2. Root Cause Failure Analysis (RCFA):
– Prinsip dan metode: 5 Whys, Fishbone, Fault Tree
– Perbedaan RCFA vs troubleshooting
3. Reliability Tools & Monitoring:
– Condition Monitoring (Vibration, Thermography, Ultrasound)
– Weibull analysis & Reliability Distribution
– Maintenance Decision Logic Tree
4. Diskusi & Latihan: FMEA & RCA dari real cases
Implementasi, Pengukuran, & Continuous Improvement:
1. Perencanaan dan Implementasi Program RBM:
– Langkah-langkah implementasi RBM
– Peran planner, engineer, supervisor
– Integrasi RBM dengan CMM/ EAM
2. KPI & Indikator Kinerja RBM:
– Leading vs lagging indicators
– KPI yang relevan: % RBM task, Reliability growth, Maintenance cost vs downtime
3. Continuous Improvement dalam RBM:
– Audit strategi pemeliharaan
– Feedback loop: dari RCA ke strategi baru
– Budaya keandalan dan peran manajemen
4. Simulasi: Rancang RBM Program (Mini Project Group)
5. Studi kasus: Roadmap RBM untuk unit/plant pilihan peserta
6. Presentasi singkat dan umpan balik
ABOUT THE COURSE LEADER:
Ir. Deddy Nugraha, CMRP & Tsabita Zahra Hanifa, ST. MT
Public Training berikutnya : 20 – 22 July, 2026

